JAKARTA, 11 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-40, Ikatan Penata Anestesi Indonesia (IPAI) menerima ucapan selamat dan pesan penuh harapan dari Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN), Irjen Pol. Dr. dr. Asep Hendradiana, Sp.An-TI., Subsp.T.I (K)., M.Kes.
Melalui sebuah tayangan video resmi, dr. Asep Hendradiana menyampaikan apresiasi yang mendalam atas perjalanan panjang IPAI. Beliau menyoroti tema peringatan tahun ini, yaitu "Empat Dekade IPAI, Tonggak Pengabdian Luhur dalam Menjaga Keselamatan dan Kualitas Pelayanan Anestesi di Indonesia".
"Kami berharap IPAI dapat terus memperkuat profesionalisme, meningkatkan kompetensi, serta menjaga standar pelayanan yang berorientasi pada keselamatan pasien," ujar dr. Asep dalam video sambutannya.
Lebih lanjut, Ketua PERDATIN menegaskan pentingnya kolaborasi dan peran aktif penata anestesi di lapangan. Keselamatan pasien (patient safety) selalu menjadi prioritas utama dalam setiap tindakan medis, dan peran penata anestesi sangat krusial dalam mewujudkan hal tersebut.
Sebagai penutup, beliau memberikan doa dan harapan untuk kemajuan organisasi IPAI di masa mendatang. "Semoga IPAI semakin solid, maju, dan terus menjadi garda terdepan dalam memberikan kontribusi terbaik bagi dunia kesehatan di Indonesia," tutupnya.
Peringatan 40 tahun IPAI ini menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali pencapaian yang telah diraih, sekaligus memacu semangat para penata anestesi di seluruh Indonesia untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.
-Admin-
JAKARTA, 29 April 2026 - Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Jakarta mengundang organisasi profesi kesehatan, termasuk Ikatan Penata Anestesi Indonesia, untuk berpartisipasi dalam kegiatan Massive Open Online Course (MOOC) Pelatihan Pembinaan Kebugaran Jasmani Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia kesehatan, khususnya dalam bidang pembinaan kebugaran jasmani.
Pelatihan ini akan dilaksanakan secara daring dalam dua angkatan, yaitu pada tanggal 13–21 Mei 2026 (Angkatan 1) dan 12–19 Juni 2026 (Angkatan 2). Program ini dirancang untuk memberikan pemahaman komprehensif terkait konsep dan implementasi pembinaan kebugaran jasmani yang dapat diterapkan dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Peserta yang diharapkan mengikuti kegiatan ini adalah tenaga kesehatan, khususnya ASN di lingkungan Kementerian Kesehatan maupun di luar Kementerian Kesehatan, yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa serta memiliki komitmen untuk menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran hingga memperoleh sertifikat.
Salah satu kompetensi penting yang akan diperoleh peserta dalam pelatihan ini adalah kemampuan dalam melakukan pembinaan kebugaran jasmani bagi calon jemaah haji, sehingga dapat mendukung kesiapan fisik dan kesehatan jemaah secara optimal.
🔗 Pendaftaran: Daftar
⏳ Pendaftaran ditutup hingga 4 Juni 2026
⚠️ Kuota Terbatas:
Untuk profesi Penata Anestesi, kuota hanya 50 peserta per angkatan.
📌 Ketentuan:
Apabila jumlah pendaftar dalam satu batch melebihi kuota, maka peserta akan dialihkan ke batch/angkatan berikutnya.
Melalui kegiatan MOOC ini, peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis, tetapi juga diharapkan mampu menyusun rencana tindak lanjut serta mengimplementasikan hasil pembelajaran di lingkungan kerja masing-masing. Dengan demikian, pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam peningkatan kebugaran jasmani serta mendukung kesiapan kesehatan dalam pelayanan kepada masyarakat.
-Admin-